Tampilkan postingan dengan label Motivasi dan Inspiratif. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Motivasi dan Inspiratif. Tampilkan semua postingan

Selasa, 10 Desember 2013

ARTI HIDUP

APAKAH ARTI HIDUP ITU?

Ketika keadaan gelap, 
kita tersadar betapa berartinya TERANG.

Ketika terjadi kekeringan,
kita tersadar betapa berharganya AIR.

Ketika ditimpa kehilangan,
kita tersadar betapa nyamannya MEMILIKI.

Ketika menderita sakit,
kita tersadar betapa nikmatnya SEHAT.

ketika terjadi perpisahan,
kita tersadar betapa indahnya KEBERSAMAAN.

Ketika terjadi kematian,
kita tersadar betapa sangat berharganya KEHIDUPAN.

Hidup harus DITERIMA
dgn penerimaan yg tulus.

Hidup harus DIMENGERTI
dgn pengertian yg benar.

Hidup harus DIPAHAMI
dgn pemahaman yg dlm...

Tak peduli apa yg terjadi.

Tak masalah apakah kita sedang berada di gunung kesukaan atau di lembah kesusahan...

Karena segala sesuatu akan indah pada waktunya seringkali di saat yg tak terduga dan di waktu yg tak dinanti.

Senin, 20 Mei 2013

Dont be Procastinator !

Ada yang pernah menonton film “In Time”? Film yang dibintangi Justin Timberlake, sebagai Will Salas, ini memberi definisi baru terhadap frase “waktu adalah uang”.
Ya, dalam dunia di mana Will tinggal, manusia diberi waktu 25 tahun untuk hidup ‘normal’, selanjutnya jam digital di tangan mereka akan mulai menghitung mundur. Waktu bertambah ketika mereka bekerja dan berkurang ketika digunakan untuk transaksi, sama halnya seperti uang. Sekali waktunya habis, maka tamat pula riwayatnya.
Bayangkan jika kita benar-benar bisa melihat berapa sisa waktu yang kita punya?! Saya yakin cara hidup kita akan sama sekali berbeda.
Nyatanya, waktu adalah komoditi yang paling sering diboroskan, padahal waktu berada di puncak daftar “sumber daya yang tidak dapat diperbaharui”.
Saya sangat tertarik dengan istilah yang menjadi tren beberapa waktu belakangan, yaitu “procrastination”.
Sounds familiar?
Definisi sederhananya: procrastination adalah perilaku melakukan hal yang menyenangkan dahulu dan menunda hal yang penting.
Dalam ilmu psikologi, para pelaku procrastination seringkali dihubungkan dengan faktor kecemasan berlebihan, rendahnya kepercayaan diri, dan psychological disorder, seperti depresi.
Namun kini terjadi pelemahan dan penurunan makna procrastination, dari indikasi psikologis yang perlu bantuan medis menjadi legitimasi untuk kemalasan dan kebiasaan menunda-nunda pekerjaan.
Well, well,
life is such a choice.
It’s including how we spend our very very very precious time…
Sayangnya, masa hidup manusia adalah misteri yang tidak akan pernah bisa dipecahkan. Seperti bunga yang mekar di waktu pagi dan layu di sore hari, itulah manusia. Hidup manusia sama seperti uap yang sangat mudah hilang.
Sungguh, bukan maksud saya bahwa manusia tidak boleh bersenang-senang. Hanya saja waktu kita terlalu sempit dan berharga untuk diisi dengan hal yang tidak bermanfaat.
Definisi ‘bermanfaat’ kembali lagi pada setiap pribadi. Tentu tidak sama bagi setiap orang. Tak apa. Lakukanlah selama itu membawa kebaikan dan pertumbuhan, bukannya kemunduran dan kehancuran diri sendiri.

“Hidup cuma sekali, tapi ketika dijalani dengan maksimal, maka sekali saja cukup.”

Minggu, 01 Januari 2012

INNALILLAHI WAINAILAHI ROJIUN

INNALILLAHI WAINAILAHI ROJIUN

Innallillahi Wainailaihi Rojiun, artinya : “ Sesungguhnya segala sesuatu berasal dari Allah SWT dan akan kembali kepadaNya “ hakikinya : Ketika kita menjalankan kehidupan ini, selama kita masih mempersoalkan materi atau jasad lahiriah, seperti : Jabatan, Kekuasaan, Kekayaan, dan sebagainya, sesungguhnya itu semua tiada yang abadi / kekal, semuanya akan hancur.


Hanya Allah Yang Maha Wujud, semua ciptaanNya bersifat Maujud / fana. Yang ada Hanya Allah SWT. Janganlah kita terpedaya oleh permainan dunia yang sifatnya sementara. Kita meninggal duniapun tidak ada yang kita bawa. Semuanya hanya barang titipan belaka , baik nyawa kita maupun harta , isteri dan anak-anak kita.

Sabtu, 22 Oktober 2011

CERPEN ( Cerita Pendek)

PROLOG

Cerita pendek merupakan salah satu sastra yang telah menjadi bagian penting konsumsi pembaca saat ini. Hanya sedikit Koran dan majalah di dunia yang tidak memuat cerita pendek sebagai salah satu materi isinya. Namun bagi masyarakat awam yang tidak bergelut dengan penelitian sastra amat sukar meyusur dan menguak latar belakang kelahiran, perkembangan dan tokoh-tokoh cerita pendek dunia. Thread ini setidaknya menjadi penunjuk ke arah itu, meskipun masaih dalam tahap dan strata yang sederhana.

PENGERTIAN

Cerita pendek atau sering disingkat sebagai cerpen adalah suatu bentuk prosa naratif fiktif. Cerita pendek cenderung padat dan langsung pada tujuannya dibandingkan karya-karya fiksi yang lebih panjang, seperti novel. Karena singkatnya, cerita-cerita pendek yang sukses mengandalkan teknik-teknik sastra seperti tokoh, plot, tema, bahasa dan insight secara lebih luas dibandingkan dengan fiksi yang lebih panjang.

SEJARAH CERITA PENDEK

Kapan sesungguhnya cerita pendek di tulis dan dikenal oleh masyarakat pembaca? Menurut catatan, cerita pendek telah ada sejak ribuan tahun lalu lahir di Mesir tepatnya 3200 SM, tumbuh berkembang di Timur Tengah, terus menyebar ke Yunani dan Romawi dan berkembang dan tumbuh di Eropa. Cerita pendek bermula pada tradisi penceritaan lisan yang menghasilkan kisah-kisah terkenal seperti Iliad dan Odyssey karya Homer. Kisah-kisah tersebut disampaikan dalam bentuk puisi yang berirama, dengan irama yang berfungsi sebagai alat untuk menolong orang untuk mengingat ceritanya. Bentuk kuno lainnya dari cerita pendek adalah fabel, sage, mite, dan legenda.

Kemudian berkembang menjadi anekdot, populer pada masa Kekaisaran Romawi. Anekdot berfungsi seperti perumpamaan, sebuah cerita realistis yang singkat, yang mencakup satu pesan atau tujuan. Banyak dari anekdot Romawi yang bertahan belakangan dikumpulkan dalam Gesta Romanorum pada abad ke-13 atau 14. Anekdot tetap populer di Eropa hingga abad ke-18, ketika surat-surat anekdot berisi fiksi karya Sir Roger de Coverley diterbitkan.

William Shakespeare sastrawan kondang asal Inggris mengambil bahan-bahan drama dan puisi-puisinya dari cerita rakyat yang kemudian member pengaruh kepada para penulis ceita pendek. Dikatakan bahwa drama-drama Shakespeare dipengaruhi oleh cerita Pyramus & Thisbe, yaitu cerita pendek Yunani Kuno. Sedangkan bentuk-bentuk cerita pendek Yunani dipengaruhi oleh cerita-cerita dari Mesir purba, yang telah ada di negeri itu sekitar 3500-3200 sebelum masehi. Menjalar ke Eropa dan berkembang selama tahun-tahun awal masehi hingga abad pertengahan dimana Boccacio (1313-1375) memperkenalkan karangannya dalam buku Decameron, Gesta Romanorum dan Gold Legend. Tetapi bentuk cerita yang sesungguhnya sebagai genre sastra terpola dalam plot yang memenuhi kaidah sebuah karangan estetik baru muncul pada abad kesembilan belas di Eropa Barat, Rusia dan Amerika.

CERITA PENDEK MODERN

Dua bersaudara, Jacob Grimm (1785-1863) dan Wilhelm Grimm (1786-1859) merupakan pemula cerita pendek modern dengan mengangkat cerita-cerita rakyat dan mengubahnya ke dalam bentuk cerita yang hidup di masa itu. Mereka sangat terkenal dengan dongeng-dongeng modern, kemudia diikuti E.T.A. Hoffmann (1776-1812) yang menulis cerita pendek modern tentang hantu dan mahluk jadi-jadian. Hoffmann sebagai bapak cerita Gothic, yaitu cerita seram mengenai mahluk aneh dan ajaib dari dunia roh, dunia spiritual.

Selanjutnya diadopsi oleh beberapa pengarang Amerika Serikat seperti Washington Irving (1783-1859) yang menggarap tema-tema Grimm dan Hoffmann. Pengarang Amerika yang menciptakan bentuk baru dalam sastra cerita pendek dan menjadikan cerita pendek sebagai genre sastra mandiri dan kuat ialah Edgar Allan Poe (1809-1849). Ia menyajikan cerita gothic yang kuat dan perintis bentuk cerita detektif sehingga digelari Bapak Cerita Detektif Dunia. Disamping Poe, muncul secara bersamaan ualah Nathanael Hawthorne (1804-1864) yang menulis dengan tema kemanusiaan. Cerita pendeknya bersifat folosofis mengandalkan kekuatan cerita pada tema bukan pada surprise ending.


Dalam kurun waktu yang sama di Prancis muncul para pengarang seperti Honore de Balzac (1799-1850) dan Prosper Merimae (1803-1870) yang memperlihatkan bentuk baru sastra cerita pendek dengan kejutan akhir (surprise ending) dan menekankan pada kepelikan cerita, liku-likunya dan segala peristiwa yang muncul di dalam cerita. Para pengarang Prancis lebih memperlihatkan kehidupan nyata ketimbang hal berbau supranatural. Mereka justru membongkar kehidupan nyata. Karakter kuat Guy de Maupassant dan upaya menyajikan nilai hiburan membuat cerita pendeknya dihargai hingga sekarang ini.

Di Rusia muncul Alexander Pushkin (1799-1837) yang member pengaruh kepada para sastra yang datang kemudian seperti Nikolai Gogol (1809-1852), I.S. Turgenew (1818-1883), Fyodor Dostoyevsky (1821-1881) dan Leo Tolstoy ( 1828-1910). Jika Pushkin banyak menyajikan dunia militer dalam perang dalam ceritanya, maka Gogol menyajikan kehidupan masyarakat Kosak, tempat ia berasal. Turgenew melukiskan dunia Rusia di abad kesembilanbelas dengan panorama fisik dan rohani yang khas sedangkan Dostoyevsky banyak menggarap dunia kejiwaan dengan aspek social, ekonomi dan politik yang dilandasi pengalaman pribadi yang traumatik.

SEJARAH CERITA PENDEK DI INDONESIA

M. Kasim dan Soeman Hs. yang mula menulis cerita-cerita panjang lucu dan kemudian melahirkan genre cerita pendek dalam sastra Indonesia. Pada tahun 1936 karya sastra cerpen mewarnai sastra Indonesia melalui karya M. Kasim berjudul Teman Duduk yang diterbitkan Balai Pustaka. Disusul dengan Soeman Hs dengan Kawan Bergelut yang terbit tahun 1938. Demikian pula para pengarang itu (diantaranya ada juga yang dapat digolongkan sebagai cerita pendek panjang yang panjang). M.Kasim dan Suman Hs. Tidak menghasilkan cerita-cerita pendek yang berkualitas sastra, tetapi mereka tetap dianggap sebagai Bapak Cerita Pendek Indonesia.

Selasa, 14 Juni 2011

Cara Sederhana Hindari Rasa Malas

Rasanya banyak diantara kita yang punya “penyakit” suka menunda-nunda pekerjaan. Penyakit ini, yang sebetulnya adalah kebiasaan, seringkali disebabkan karena kita malas mengerjakan sesuatu. Malas bangun dari tempat tidur, malas pergi olahraga, malas menyelesaikan tugas kantor, dll.

Menurut penelitian, kebiasaan malas merupakan penyakit mental yang timbul karena kita takut menghadapi konsekuensi masa depan. Yang dimaksud dengan masa depan ini bukan hanya satu atau dua tahun kedepan tetapi satu atau dua menit dari sekarang.

Contohnya saja ketika Kita malas dari bangun, Kita akan berkata dalam hati: “Satu menit lagi saya akan bangun”, tetapi kenyataannya barangkali Kita akan berlama-lama di tempat tidur sampai akhirnya memang waktunya tiba untuk siap-siap pergi ke kantor.

Kebiasaan malas timbul karena kita cenderung mengaitkan masa depan dengan persepsi negatif. Kita menunda-nunda pekerjaan karena cenderung membayangkan setumpuk tugas yang harus dilakukan di kantor. Belum lagi berhubungan dengan orang-orang yang Kita tidak sukai, misalnya.

Sayangnya, menunda-nunda pekerjaan pada akhirnya akan mengundang stress karena mau tidak mau satu saat Kita harus mengerjakannya. Di waktu yang sama Kita juga mungkin punya banyak pekerjaan lain.

Dalam beberapa hal, Kita pun mungkin akan kehilangan momen untuk berkembang ketika Kita mengatakan “tidak” terhadap sebuah kesempatan –Kita malas bertindak karena bayangan negatif tentang hal-hal yang memberatkan didepan.

Berikut ini ada 3 Tips untuk mengusir rasa malas dalam diri kita :




1. Ganti “Kapan Selesainya” dengan “Saya Mulai Sekarang”

Apabila Kita dihadapkan pada satu tugas besar atau proyek, Kita sebaiknya JANGAN berpikir mengenai rumitnya tugas tersebut dan membayangkan kapan bisa diselesaikan. Sebaliknya, fokuslah pada pikiran positif dengan membagi tugas besar tersebut menjadi bagian-bagian yang lebih kecil dan menyelesaikannya satu demi satu.

Katakan setiap kali Kita bekerja: “Saya mulai sekarang”.
Cara pkitang ini akan menghindarkan Kita dari perasaan terbebani, stress, dan kesulitan. Kita membuat sederhana tugas didepan Kita dengan bertindak positif. Fokus Kita hanya pada satu hal pada satu waktu, bukan banyak hal pada saat yang sama.

2. Ganti “Saya Harus” dengan “Saya Ingin”

Berpikir bahwa Kita harus mengerjakan sesuatu secara otomatis akan mengundang perasaan terbebani dan Kita menjadi malas mengerjakannya. Kita akan mencari seribu alasan untuk menghindari tugas tersebut.

Satu tip yang bisa Kita gunakan adalah mengganti “saya harus mengerjakannya” dengan “saya ingin mengerjakannya”. Cara pikir seperti ini akan menghilangkan mental blok dengan menerima bahwa Kita tidak harus melakukan pekerjaan yang Kita tidak mau.

Kita mau mengerjakan tugas karena memang Kita ingin mengerjakannya, bukan karena paksaan pihak lain. Kita selalu punya pilihan dalam kehidupan ini. Tentunya pilihan Kita sebaiknya dibuat dengan sadar dan tidak merugikan orang lain. Intinya adalah tidak ada seorang pun di dunia ini yang memaksa Kita melakukan apa saja yang Kita tidak mau lakukan.

3. Kita Bukan Manusia Sempurna

Berpikir bahwa Kita harus menyelesaikan pekerjaan sesempurna mungkin akan membawa Kita dalam kondisi mental tertekan. Akibatnya Kita mungkin akan malas memulainya. Kita harus bisa menerima bahwa Kita pun bisa berbuat salah dan tidak semua harus sempurna.

Dalam konteks pekerjaan, Kita punya kesempatan untuk melakukan perbaikan berulang kali. Kita selalu bisa negosiasi dengan boss Kita untuk meminta waktu tambahan dengan alasan yang masuk akal. Mulai pekerjaan dari hal yang kecil dan sederhana, kemudian tingkatkan seiring dengan waktu. Berpikir bahwa pekerjaan harus diselesaikan secara sempurna akan membuat Kita memkitang pekerjaan tersebut dari hal yang besar dan rumit.
Kemalasan merupakan sesuatu yang normal dalam hidup Kita. Karena dia normal maka dia pun bisa diatasi. Tiga tips diatas bisa menjadi awal untuk berpikir dan bertindak berbeda dari biasanya sehingga Kita tidak menyia-nyiakan kesempatan yang datang hanya karena malas mengerjakannya

Kamis, 09 Juni 2011

Jangan Ragu Jika Ingin Maju

Banyak diantara kita yang punya “hobby” belajar tapi rasanya kok hidup belum menunjukan perubahan berarti. Berapa banyak buku yang sudah Anda baca, berapa kali sudah Anda pergi ke seminar, berapa kali Anda diminta untuk segera take action tapi sampai detik ini Anda masih belum bergerak. Jangan Merasa bersalah?


"The possibilities are numerous once we decide to act and not react." (George Bernard Shaw)

Menurut beliau, "begitu kita berhenti berpikir dan segera bertindak kita membuka diri terhadap kesempatan yang jumlahnya banyak sekali, bahkan melebihi dugaan kita. Namun problemnya adalah seakan-akan kita tidak punya alasan yang cukup kuat kenapa kita harus mengambil tindakan".
Quote:
Berikut tiga alasan utama yang harus Anda pertimbangan ketika Anda ragu-ragu untuk bertindak:


1. Hanya Anda yang bisa take action, bukan orang lain

Kalau Anda ditanya, “Siapa yang menjalankan hidup Anda?”, jawabnya pasti mudah: “Anda sendiri!”. Artinya Anda bertanggung jawab atas hidup Anda sendiri, bukan orang lain. Anda memiliki kekuatan untuk mengendalikan dan bahkan meningkatkan kualitas hidup Anda karena Anda sendirilah pilot pesawat hidup Anda.

Kalau Anda punya rencana bisnis, karir, atau rencana untuk merubah hidup maka Anda ingin menyadari bahwa tidak ada orang lain yang akan take the first action, kecuali Anda sendiri. Anda bisa mendapatkan bantuan dari keluarga, teman, buku, blog. Tapi tindakan harus diambil oleh Anda sendiri. Hidup Anda adalah tanggung jawab Anda. Buatlah pilihan dan keputusan yang membawa kebaikan bagi Anda sendiri.

2. Terapkan pengetahuan yang Anda miliki

Pastinya kalau Anda membaca artikel ini Anda seorang pencari ilmu di Internet. Barangkali Anda sudah membaca banyak buku dan blog. Anda mungkin merasa pengetahuan Anda sekarang bertambah. Tidak ada salahnya dengan itu. Saya sendiri mempunyai kebiasan membaca paling tidak 10 halaman sehari. Waktu bagi saya sangat berharga oleh karena itu saya sangat jarang sekali menonton televisi.

Lebih dari itu saya percaya bahwa mengumpulkan pengetahuan tidak bisa menggantikan action. Anda bisa membaca puluhan buku, namun apabila Anda tidak mempraktekkan apa yang Anda pelajari dari buku-buku itu semua pengetahuan yang Anda miliki bisa sia-sia belaka.
Menghadiri pelatihan atau seminar membantu Anda untuk memperoleh inspirasi. Barangkali Anda menjadi bersemangat untuk take action. Semangat ini ingin Anda tindak lanjutin dengan mengambil tindakan nyata dimana Anda betul-betul menerapkan pengetahuan yang Anda miliki.

3. Menjadi lebih pandai dengan mengerjakan

Ada ungkapan “you learn by doing” yang artinya pengetahuan Anda menjadi bertambah seiring Anda menerapkannya dalam tindakan nyata. Apabila Anda seorang yang haus pengetahuan, Anda akan terpacu untuk bereksperimen dengan pengetahuan yang Anda miliki dengan menerapkannya di kehidupan sehari-hari. Dengan menerapkan pengetahuan Anda menjadi semakin pintar dengan memahami hal-hal apa yang cocok bagi Anda dan mana yang tidak.

Dengan mengerjakan Anda barangkali menjadi tahu kalau metode yang Anda baca di buku ternyata lebih rumit ketika dipraktekkan. Hal ini memacu Anda untuk memperbaiki metode tersebut dengan cara yang sesuai dengan kondisi lingkungan disekitar Anda.

Pengalaman adalah guru yang terbaik. Melalui pengalaman Anda menemukan hal-hal baru dan membuktikan sendiri apa yang selama ini dikatakan oleh guru, mentor, pelatih dll. Inilah yang ingin Anda peroleh. Secara analogi: orang lain boleh saja mendeskripsikan bagaimana rasanya apel, tapi untuk merasakan buah apel itu Anda harus makan buahnya sendiri. Sampai Anda merasakan semua sensasinya: segar, manis, asem, berair, dll.

Semoga artikel ini memberikan inspirasi bagi Anda untuk mempraktekkan ide, gagasan, dan pengetahuan yang Anda miliki untuk perbaikan kualitas diri Anda. Hanya dengan take action hidup Anda bisa berubah dan Anda pun menjadi pribadi yang membanggakan bagi diri sendiri dan orang lain.


Jangan Ragu-ragu dalam bertindak karena itu akan menghambat pergerakan dan rezeky kita. "Talk Less Do More"
"Lakukan apa yang bisa kita lakukan tunjukan saja semampu kita walau terkadang banyak rintangan yang menentang..

Jika membantu bisa d klik tombol Thanks nya --> Thanks sebagai ucapan terima kasih ^^

Selasa, 07 Juni 2011

Sikap Bersahabat adalah Harta Tak Ternilai

Penelitian yang dilakukan oleh para ahli menunjukkan bahwa sukses seseorang sangat dipengaruhi oleh kemampuan berhubungan dengan orang lain
.


Sikap bersahabat adalah hal penting untuk berhubungan dengan orang lain. Kalau Sobat mau meningkatkan kualitas hubunganmu dengan orang lain, milikilah sikap yang bersahabat.


1. Bersikaplah terbuka.
Ketika Sobat bersikap terbuka, orang lain akan terdorong untuk bersikap terbuka juga. Kalau sudah ada keterbukaan, pembicaraan bisa jadi lancar, hubungan bisa lebih intim, dan konflik bisa diselesaikan dengan lebih mudah. Sebaliknya, sikap tertutup membuat orang segan berhubungan dengan Sobat karena sikap tertutup berkesan kaku dan tidak menyenangkan, dan membosankan.

2. Bersikaplah Jujur.
Kejujuran mencerminkan kehormatan diri. Orang yang jujur menghormati dirinya dan sangat layak dihormati oleh orang lain. Beranilah mengatakan kebenaran, bersikaplah tulus, dan jangan suka bersembunyi di balik rasa aman semu dengan cara berbohong.

3. Kembangkanlah integritas diri.
Kalau 'jujur' bearti mengatakan kebenaran apa adanya, maka 'integritas' secara sederhana berarti melakukan apa yang telah dikatakan. Sobat dinilai bukan dari kata-kata yang kamu ucapkan, tapi dari keserasian antara perkataan dan perbuatan. Orang yang cuma bisa omong besar saja biasanya tidak bisa dipercaya


4. Jadilah pembicara yang komunikatif.
Pelajarilah seni berkomunikasi yang baik, supaya Sobat tidak sekedar pandai bicara, tapi menjadi pembicara yang menyenangkan. Berusahalah menciptakan suasana pembicaraan dua arah yang hidup. Tidak ada yang monopoli pembicaraan, dan tidak ada yang merasa dikurangi hak bicaranya. Tidak ada yang merasa lebih hebat, dan tidak ada yang merasa minder.

5. Pedulilah pada orang lain,
maka Sobat akan dipedulikan juga oleh orang lain. Itulah hukum alam yang berlaku di seluruh dunia. Perhatikan orang-orang di sekitar Sobat, membaurlah, berbagilah, bersikaplah ramah, ulurkan tangan bila diperlukan, dsb.



6. Berjiwa besarlah.
Belajarlah untuk memaafkan keslahan orang lain, untuk mengakui kelemahan dan untuk menerima kegagalan. Jangan membiasakan diri membesar-besarkan masalah kecil, jangan merusak hubungan dengan kesalahpahaman, jangan terjebak dalam pembicaraan negatif yang melemahkan semangat dan merendahkan orang lain.

7. Puaskanlah harga diri orang lain dengan selalu menghargainya.
Ingatlah selalu bahwa harga diri adalah harta paling berharga yang dimilikinya. Lihatlah sisi-sisi positif yang dimilikinya agar kamu tidak terganggu oleh kelemahan-kelemahannya. Hindarilah kebiasaan membantah, mengkritik, apalagi menghina dan mengecam. Kalau kamu tidak setuju, katakanlah dengan cara bijak.

8. Terimalah orang lain sebgaimana adanya.
Hindarilah kebiasaan menilai dan membeda-bedakan orang lain. Penerimaan tanpa syarat akan membuat orang merasa nyaman dan tentram di dekat Sobat, dan merasa bebas untuk mengungkapkan dirinya. Memang tidak mudah menerima orang yang penuh kelemahan dan kekurangan. Namun itulah kebiasaan baru yang perlu dilakukan terus-menerus untuk mengembangkan sikap bersahabat.

9. Berilah orang lain kesempatan
untuk mengekspresikan sikap bersahabatnya pada Sobat. Sekali-kali ijinkan dia mendengarkan keluhan Sobat, memberikan saran, menolong, dsb. Tidak ada salahnya Sobat meminta bantuan ketiak Sobat memerlukannya. Jangan merasa gengsi untuk menerima pemberian orang lain. Dengan demikian terjadi keseimbangan dalam hubunganmu.

10. Berusaha menjadi pribadi yang bersahabat,
ingatlah bahwa Sobat tidak bisa memuaskan semua orang. Ada saja orang-orang yang tidak mau berhubungan lebih dekat dengan Sobat, ada yang besikap tertutup, bahkan ada yang bersikap bermusuhan. Tidak perlu merendahkan martabat Sobat dengan menjilat atau mengemis simpatik orang. Jangan berkecil hati, karena dalam hidup selalu ada pro dan kontra. Yang penting, Sobat menjadi diri Sobat sendiri dan terus belajar menjadi pribadi yang bersahabat.

---------------------------------------------------------
Jika membantu dan memotivasi diri anda bisa d klik tombol Thanks nya --> Thanks

Kamis, 26 Mei 2011

Menghadapi Ejekan




Dalam kehidupan pasti sudah tidak asing kan dengan namanya ejekan?
Ejekan biasanya dilakukan seseorang kepada orang lain atau suatu hal ketika ada seseorang atau hal lain yang dianggap aneh dan menurutnya lucu , tidak sesuai dan asing bagi dirinya. Seseorang sering diejek, dihina bahkan “dijatuhkan” oleh orang lain karena orang lain menganggap kita memiliki suatu yang melekat di dirinya yang dianggap oleh orang lain tidak sesuai. Misalnya :dari segi bentuk fisik, perilaku, Style, dan masih banyak hal lainnya.

Terkadang orang yang mengejek sering diluar batas kewajaran dan cenderung menyakitkan dan menjatuhkan orang lain secara kasar. Tapi tidak ada hal yang tidak bias diatasi, temasuk Menerima ejekan dari orang Lain. Ejekan juga tidak harus disikapi dengan emosional tinggi(marah, dll) tapi kita harus membuat ejekan itu menjadi suatu seni. Penasaran Gan?

Berikut Tips bagi Agan-Agan ketika menerima/menghadapi ejekan dari orang lain :

1.Jangan Terpancing Emosi Ketika diejek oleh orang lain

Ketika kita diejek oleh orang lain, maka kita jangan terpancing emosi. Karena orang lain akan meneruskan ejekannya, dikemudian hari, karena hal itu dianggap berhasil membuat anda seolah olah “ejekan itu sesuai” dengan pribadi anda.

MAKA DARI ITU KONTROL EMOSI !

Contoh kasus :
Ketika ditempat umum agan dijatuhkan oleh orang lain :
Eh kamu itu udah bau, jarang mandi, g pernah pakai minyak wangi, adudududu,
-Agan jangan marah, respon aja gini : hahaha, gapapa dong, gue ga mubadzirin semuanya, daripada kamu, sering mandi masih bau, sering pakai minyak masih bau, (posisi ini membuat kamu skrg malah diatas, dan orang yang ngehina kamu malah merasa terjatuhkan)

2. Jangan Merasa Minder dan merasa terpuruk

Ketika diejek kita jangan minder dan terpuruk bro, sekali lagi buat hal itu jadi seni dan dijalanin Have Fun aja

Contoh :
-Ketika kita diejek di depan teman-teman atau ketika maju ke forum, didepan kelas, karena kekurangan kita ,atau kesalahan yang kita lakukan, janganlah agan grogi, minder yang membuat agan jadi dalam keadaan terpuruk, tapi cukup agan respon dengan senyum atau bilang saja itu sebagai intermezzo.

-Kalau kita merasa malu, pasti akan diejek terus menerus bro..


3.Ketika kita diejek, ambil celah, lalu respon balik, buat dia malu dengan kata ejekan yang dia lontarkan.

Contoh :

-Misalnya kita membeli barang :
Agan : mbak, ada Hp E63 second
Mbak : ada mas, (sambil menunjukkan hp nya)
Agan: kok hpnya udah banyak banget lecetnya mbak? Yang lain ada?
Mbak: (senyum sinis) ga ada mas, kalau mau kualitas bagus ya beli baru aja,
(mencoba menjatuhkan kita).
Agan : (jawab dengan gunakan kata kata mbak td gan) kalau ane mau beli baru,
gengsi dong mbak beli disini
Mbak ; !@#$%^ (pasti malu g bsa jawab)

-Misalnya ketika dikampus atau dikelas dihina fisik atau style kita

Temen : eh, gue pengen muntah
Agan : knp?
Temen : gara gara liat model rambut dan style loe hari ini !
Agan : (agan jangan malu dan merasa terjatuhkan, respon balik aja)
kenapa? Gue manis banget yak kok loe mau muntah ?
Temen : !@#$%^

Contoh 2 :

Temen : muka lo hari ini kok jelek banget sih,
Agan : , ia pa?
Temen : beneran suer !
Agan : gpp lah, Cuma hari ini gue jelek, daripada loe dari kemaren kemaren
jelek terus
Temen : !@#$%^


4. Jangan Merasa kita Kalah, Ketika kita diejek
Kalau kita merasa kalah, orang lain justru semakin melunjak dan semakin mengejek kita gan !


Contoh :
Kasir Toko : eh mas, ga ada kembaliannya 500 nih gmana?
Agan : permen ga ada mbak?
Kasir : abis mas, gmana g usah aja ya (suasana toko ramai) masa uang
Cuma500 Didebat sih mas(tertawa sinis)?( mencoba menjatuhkan
agan)
Agan: Owh ia juga mbak, masa uang 500 didebat? Kalau gitu kasih ane uang
1000 aja mbak, dksh lbh gpp to, masa uang segitu didebat ?
kasir : !@#$%^

itu tadi beberapa tips menghadapi ejekan dari orang lain terhadap kita, peganglah 4 poin diatas, ketika agan diejek oleh orang lain. Selanjutnya gunakan 4 poin diatas untuk mengembangkan Kreatifitas anda, menghadapi Ejekan yang anda terima.

EJEKAN itu SENI, jadi Hadapilah Dengan SENI juga.. Keep Smile ^_^

BERIKAN DAN IKHLASKAN..!!!

Suatu malam hujan turun dengan lebat diiringi angin kencang dan petir yang menyambar-nyambar. Malam itu telepon berdering di rumah seorang dokter. ''Istri saya sakit,'' terdengar suara minta pertolongan. ''Dia sangat membutuhkan dokter segera. Si dokter menjawab, ''Dapatkah bapak menjemput saya sekarang ? Mobil saya sedang masuk bengkel.'' Mendengar jawaban itu, lelaki tersebut menjadi berang. ''Apa ?!'' katanya dengan marah. ''Saya harus pergi menjemput dokter pada malam yang berhujan lebat seperti ini??!''

#####

Coba Anda renungkan cerita inspiratif diatas. Kita senantiasa meminta sesuatu kepada orang lain. Sayangnya, kita seringkali lupa untuk memberi. Kita tak sadar bahwa apapun yang kita berikan sebenarnya adalah untuk diri kita sendiri, bukan untuk siapa-siapa. Di dunia ini tak ada yang gratis. Segala sesuatu ada harganya. Seperti halnya membeli barang, Anda harus memberi terlebih dahulu sebelum meminta barang tersebut. Kalau Anda seorang penjual, Anda pun harus memberikan pelayanan dan menciptakan produk sebelum meminta imbalan jasa Anda. Inilah konsep ''memberi sebelum meminta'' yang sayangnya sering kita lupakan dalam kehidupan sehari-hari.

Padahal ''memberi sebelum meminta'' adalah sebuah hukum alam. Kalau Anda ingin anak Anda mendengarkan apa yang Anda katakan, Andalah yang harus memulai dengan mendengarkan keluh kesah mereka. Kalau Anda ingin karyawan atau bawahan Anda bekerja dengan giat, Andalah yang harus memulai dengan memberikan perhatian, dan lingkungan kerja yang kondusif. Kalau Anda ingin disenangi dalam pergaulan, Anda harus memulainya dengan memberikan bantuan dan keperdulian kepada orang lain.

Orang yang tak mau memberi adalah mereka yang senantiasa dihantui perasaan takut miskin. Inilah orang-orang yang ''miskin'' dalam arti yang sesungguhnya. Padahal, di dunia ini berlaku hukum kekekalan energi. Kalau Anda memberikan energi positif kepada dunia, energi itu tak akan hilang. Ia pasti kembali kepada Anda.



Persoalannya, banyak orang mengharapkan imbalan perbuatan baiknya langsung dari orang yang ditolongnya. Ini suatu kesalahan. Dengan melakukan hal itu, Anda justru membuat bantuan tersebut menjadi tak bernilai. Anda mempraktikkan manajemen ''Ada Udang Di Balik Batu.'' Anda tak ikhlas dan tak tulus. Ini pasti segera dapat dirasakan oleh orang yang menerima pemberian Anda. Jadi, alih-alih menciptakan kepercayaan pemberian Anda malah akan menghasilkan kecurigaan.

Agar dapat efektif, Anda harus berperilaku seperti sang surya yang memberi tanpa mengharapkan imbalannya. Untuk itu tak cukup memberikan harta saja, Anda juga harus memberikan diri Anda, dari hati Anda yang paling dalam. Jangan pernah memikirkan imbalannya. Anda hanya perlu percaya bahwa apapun yang Anda berikan suatu ketika pasti kembali kepada Anda. Ini merupakan suatu keniscayaan, suatu hukum alam yang sejati.

Sebetulnya semua orang di dunia ini senantiasa memikirkan kepentingan dirinya sendiri. Namun, kita dapat membedakannya menjadi dua tipe orang. Orang pertama kita sebut sebagai orang yang egois. Merekalah orang yang selalu meminta tetapi tak pernah memberikan apapun untuk orang lain. Orang ini pasti dibenci dimana pun-ia berada.

Jenis orang kedua adalah orang yang juga mementingkan diri sendiri, tetapi dengan cara mementingkan orang lain. Mereka membuat orang lain bahagia agar mereka sendiri menjadi bahagia. Ini sebenarnya juga konsep mementingkan diri sendiri tetapi sudah diperhalus. Kalau Anda selalu memberikan perhatian dan bantuan kepada orang lain, banyak orang yang akan menghormati dan membantu Anda. Kalau demikian, Anda sebenarnya sedang berbuat baik pada diri Anda sendiri.

Bagaimana kalau Anda membaktikan diri Anda untuk menolong anak-anak terlantar dan orang-orang miskin ? Ini pun sebenarnya adalah tindakan ''mementingkan diri sendiri dengan cara mementingkan orang lain.'' Anda mungkin tak setuju dan mengatakan, ''Bukankah saya tidak mendapatkan apa-apa. Saya kan bekerja dengan sukarela" .Memang benar, Anda tidak mendapatkan apa-apa secara materi, tetapi apakah Anda sama sekali tidak mendapatkan apa-apa? Jangan salah, Anda tetap akan mendapatkan sesuatu yaitu kepuasan batin. Kepuasan batin inilah yang Anda cari. Anda membantu orang lain supaya mendapatkan hal ini.




Jadi, apapun yang kita lakukan di dunia ini semuanya adalah untuk kepentingan kita sendiri. Orang-orang yang egois sama sekali tak memahami hal ini. Mereka tak sadar bahwa mereka sedang merusak diri mereka sendiri.

Sementara orang-orang yang baik budinya sadar bahwa kesuksesan dan kebahagiaan baru dapat dicapai kalau kita membuat orang lain senang, menang, dan bahagia. Hanya dengan cara itulah kita akan dapat menikmati kemenangan kita dalam jangka panjang. Inilah hukum Menang-Menang (win-win) yang berlaku dimana saja, kapan saja dan untuk siapa saja.