Selasa, 03 Mei 2011

Prediksi sederhana jika Indonesia diserang malays*a

Ada beberapa prediksi sederhana jika indonesia diserang malaysia

• Apabila Malaysia menyerang dengan kekuatan laut dan udara dari pintu laut kita di Utara: Ambalat. Maka para TNI kita di ujung depan akan kewalahan membendung serangan, beberapa KRI akan hancur, beberapa Marinir akan gugur, sebelum JAKARTA merecovery kekuatannya.

• Demikian pula jika sebagian elemen TDM (Tentara Diraja Malaysia) menyerang lewat jalur darat, SATGAS Pam perbatasan mungkin akan shock mengingat panjang dan rimbunnya garis perbatasan di Kalimantan sehingga ada kemungkinan TDM tahu2 udah nongol di salah satu Kota di Kalimantan

• TNI AU akan kelimpungan juga, untuk mengerahkan seluruh elemen udara untuk memberi QUICK RESPONSE hanya beberapa persen alutsista udara (baca- Pesawat Tempur) yang ready to combat. Beberapa pesawat tua macam A-4 Skyhawk, Hawk MK-53 atau F-5 Tiger akan kedodoran melawan Sukhoi-Sukhoi Malaysia.

• Tetapi begitu Malaysia terjebak pada perang berlarut (kurang lebih 3 Bulan), saya yakin mereka akan binasa di negeri orang (Indonesia), dengan catatan tak ada Negara lain (inggris atau Australia) yang membantu TDM. Indonesia punya kemampuan berkali-kali mengusir penjajah.

• Beberapa elemen Pasukan elite dan intelijen kita seperti SAT GULTOR-81, G3 Kopasus, Denjaka, Taifib atau Paskhas akan sukses melakukan infiltrasi jauh ke dalam Wilayah Malaysia, mereka akan menghancurkan beberapa obyek vital dan depot suplay Negara Jiran, bahkan tak tertutup kemungkinan mereka mampu membunuh PM Malaysia saat beliau makan siang

• Presiden SBY akan diamankan di pulau terpencil atau mungkin di Markas Komando suatu Batalyon, dan SBY kemana-mana naik helicopter Super Puma VVIP nya TNI AU dengan baret hijau KOSTRAD di kepalanya dan Pistol di pinggangnya (The Old Jendral, tapi semangat tempur masih terjaga)

• Beberapa Negara Sahabat yang akan membantu Indonesia (minimal bersimpati) antara lain: Palestina, Afghanistan, Mesir, India, Kamboja, Timor Leste dan Thailand diantaranya yang paling getol adalah Kamboja karena sebagian tentara-nya adalah hasil didikan TNI. Kalau sampai Malaysia membom kawasan menteng, Indonesia tinggal duduk manis karena OBAMA tak kan segan2 membantu Indonesia juga

• Elemen KOSTRAD dan MARINIR akan dimobilisasi untuk head to head melawan gempuran Malaysia, untuk memobilisasi pasukan raksasa itu seluruh elemen penerbangan komersil, kapal fery hingga BUS DAMRI akan diberdayakan

• KODAM akan tetap menjaga wilayahnya sendiri2, kecuali beberapa prajurit pilihan dari satuan RAIDER, KAVALERI, ARTILERI, KESEHATAN maupun ZENI TEMPUR akan ikut meramaikan garda depan.

• Elemen KOPASUS konon sangat ditakuti negara asing karena tersohor keberanian, kenekatan dan kemampuan tempurnya (bahkan disebut2 sebagai nomor 3 dunia) memanfaatkan kekuatan ini, beberapa elemen TNI yang lain akan sejenak ganti baret menjadi merah agar membuat TDM keder, tentu saja para anggota KOPASUS asli harus merelakan sementara, baretnya dipakai satuan lain, yah semua juga demi keunggulan NKRI

• TKI Kita di Malaysia akan menjadi volunteer yang mampu memberi arti untuk ikut menyerang balik Malaysia, walau tak tertutup kemungkinan beberapa diantaranya telah disogok ringgit hingga menjadi antek TDM dalam memetakan wilayah NKRI

• Seluruh Rumah Makan, Warung Kaki Lima, Hingga Pedagang Bakso Keliling akan menjadi depot suplay tuk keperluan perang. Begitu juga SPBU dan Rumah Sakit akan full power mendukung TNI dan rakyat

• BRIMOB dan beberapa elemen POLRI akan disulap membantu TNI terutama dalam PAM KOTA, untuk sementara beberapa peraturan lalu lintas tidak diberlakukan, di jalan hilir mudik Truk Tentara dan rakyat biasa naik motor tanpa helm menenteng senjata, pedang atau bom Molotov.

• Warga Negara Malaysia yang tinggal dan terjebak di Indonesia akan dengan mudah ditangkap, tetapi mereka tetap diperlakukan dengan baik, paling-paling dibuang di pedalaman Papua atau dijatuhkan di samudera hindia dari atas Helikopter

• Manohara dan beberapa TKW yang tersiksa akan memanfaatkan kesempatan untuk lari

• Beberapa pengkhianat Negara (biasanya dari golongan orang2 kaya, pengusaha, socialita, pejabat nakal, dugemer, kriminal) akan memilih eksodus sementara ke Hawai atau Hongkong

• Dikarenakan kebodohan pilot Malaysia membaca GPS beberapa wilayah Negara Timor Leste akan ikut kena serangan udara, hal ini membuat Timor Leste marah dan ikut membantu Indonesia berperang.


• DPR Kita yang terhormat terlalu berbelit2 dalam menggelar Sidang wakil rakyat sementara TNI sudah bergerak dengan caranya sendiri

• Rakyat terutama kalangan Nasionalis dengan senang hati membantu TNI, tapi mungkin beberapa elemen akan shock juga, Misalnya:
1. Kaum ABG yang hanya bingung memikirkan sinyal HP yang nge-blank hingga tak bisa sms-an atau memikirkan Distro yang tutup.
2. Kaum Ibu Rumah Tangga bingung juga karena TV tak lagi menyiarkan Infotainment atau Sinetron Melankolis lagi, siarannya agak terganggu, kalaupun hidup isinya Breaking News semua.
3. Selebriti bingung, karena merasa dicuekin, kecuali beberapa penyanyi dangdut dan pop wanita yang banjir job untuk menghibur TNI yang lagi perang

• Elemen Rakyat yang akan semangat membantu antara lain
1. Para Air Softgunner (wah ini kesempatan tuk menggunakan peluru selain peluru plastik nih)
2. SATPOL PP (asyik kali ini tugas gue gak hanya mukuli PKL)
3. Demonstran Bayaran dan Preman2 (asyik ini saatnya ngelempar2 orang tanpa takut kena pasal)
4. Orang2 yang gagal masuk Test TNI (Hmmm sapa tau habis perang gue diangkat jadi TNI)
5. Pemain sepakbola (ini kesempatan langka untuk menjegal Malaysia tanpa kena semprit wasit nih)
6. Suku-Suku Pedalaman (saatnya melumuri anak panah dengan racun)
7. Dukun-dukun Santet (emang orang aja yang bisa gue santet, Rudal Malaysia pun bisa gue santet)
8. MENWA (hmm saatnya keluar dari POSKO)
9. ELITE POLITIK dan SATGAS PARTAI (apapun hasil perang ini, pokoknya partai kira harus “tampak”)
10. Para penganggur dan orang2 depresi (daripada hidup tak berguna, mending ikut perang, dapat makan dan pengakuan)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar